https://newjurnal.idaqu.ac.id/index.php/al-maun/issue/feedAl-Ma‘un: Journal of Community Service in Economics and Islamic Business2026-06-20T20:31:26+07:00Rizki Dwi Anggraini, M.Ejpmebidaqu@gmail.comOpen Journal Systems<p data-start="238" data-end="600"><strong><img style="float: left; width: 168px; margin-top: 8px; margin-right: 10px; border: 2px solid #cccccc;" src="https://jurnal.idaqu.ac.id/public/site/images/idaqu/cover-al-maun-1-2-1.png" alt="" width="157" height="238" />Al-Ma‘un: Journal of Community Service in Economics and Islamic Business</strong> is a scientific journal published by the Research and Community Service Institute (LPPM) of Institut Daarul Qur’an Jakarta. This journal focuses on the publication of community service activities related to economics, business, and entrepreneurship that are grounded in Islamic values. The name “Al-Ma‘un” is derived from a chapter of the Qur’an that emphasizes the importance of social concern, mutual assistance, and service to others. The scope of the journal covers a wide range of issues, including the development of sharia-based community economics, empowerment of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) and Islamic entrepreneurship, Islamic business management in the context of community service, literacy in sharia finance and financial inclusion, as well as innovations and technologies that support community economic empowerment. The journal seeks to provide a medium for publishing the outcomes of community service activities relevant to Islamic economics and business. It aims to create a space for academics, practitioners, and communities to share experiences, models, and best practices in community empowerment. Published twice a year, in June and December, the journal accepts manuscripts in both Indonesian and English and provides open access to support broader dissemination of knowledge.</p>https://newjurnal.idaqu.ac.id/index.php/al-maun/article/view/1032Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha bagi UMKM dalam Perspektif Ekonomi Islam di Desa Patramanggala2026-01-10T19:52:58+07:00Amanda Chintya Dewiamandaachintyaa@gmail.comHarun Al-Rasyid Saragihharunrasyid2110@gmail.comAnggi Irawananggiirawan@gmail.comMuhammad Anwar Sanianggiirawan@gmail.com<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan usahanya tanpa memiliki legalitas usaha yang memadai, salah satunya Nomor Induk Berusaha (NIB). Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Desa Patramanggala adalah rendahnya pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha serta keterbatasan kemampuan dalam mengakses sistem perizinan berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pembuatan NIB bagi pelaku UMKM di Desa Patramanggala. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi pentingnya NIB, pendampingan teknis pendaftaran melalui sistem <em>Online Single Submission</em> (<em>OSS</em>), serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terkait legalitas usaha serta keberhasilan pendaftaran NIB bagi beberapa pelaku usaha. Dalam perspektif ekonomi Islam, legalitas usaha melalui NIB sejalan dengan prinsip maslahah, keadilan, dan perlindungan harta (<em>hifdz al-mal</em>) karena memberikan kepastian hukum dan mendukung keberlanjutan usaha. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan legalitas usaha dapat menjadi sarana pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.</p> <p><strong> </strong></p>2026-06-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al-Ma‘un: Journal of Community Service in Economics and Islamic Businesshttps://newjurnal.idaqu.ac.id/index.php/al-maun/article/view/1030Implementasi Program Ziswaf atas Penyaluran Dana ke Baznas melalui Sosialisasi pada Siswa SDN 2 Kemiri2026-01-10T14:03:10+07:00Esthi Adityariniesthi.aditya@gmail.comMarzukiesthi.aditya@gmail.comDhea Hanniyatiesthi.aditya@gmail.comSaiba Sabilillahesthi.aditya@gmail.com<p>Kurangnya literasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) pada anak usia sekolah dasar menjadi salah satu kendala dalam menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai ZISWAF sekaligus mengimplementasikan penyaluran dana infak melalui lembaga resmi, yaitu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Kegiatan ini dilaksanakan oleh peserta pengabdi masyarakat Institut Daarul Qur'an di SD Negeri 2 Kemiri dengan metode sosialisasi dan edukasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi secara interaktif, pemberian contoh sederhana, serta pendampingan siswa dalam kegiatan infak secara sukarela. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan ke BAZNAS Kota Tangerang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep zakat, infak, sedekah, dan wakaf, serta tumbuhnya sikap peduli dan kebiasaan berbagi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi ZISWAF di lingkungan sekolah dasar dapat menjadi sarana efektif dalam membangun kesadaran sosial dan literasi ZISWAF sejak dini.</p>2026-06-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al-Ma‘un: Journal of Community Service in Economics and Islamic Businesshttps://newjurnal.idaqu.ac.id/index.php/al-maun/article/view/1336Peningkatan Daya Saing Produk melalui Edukasi dan Workshop Desain Kemasan di Desa Kayu Agung2026-06-17T11:37:45+07:00Taryonobanyu83biru@gmail.comAtika Sulistiyanikuketiksulis@gmail.comNabilla Azzahranabillazahra.putri30@gmail.comDoni Alvindonialvin2011@gmail.comNur Dianadqdiena11@gmail.com<p>Peningkatan atau penurunan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kontribusi UMKM. UMKM seringkali menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing produk, baik dari segi kualitas maupun strategi pemasaran. Sebagian besar pelaku UMKM di Kayu Agung ini belum memanfaatkan desain kemasan dan media promosi secara optimal untuk menarik perhatian konsumen dan meningkatkan daya saing produk merek. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada pelaku UMKM di Desa Kayu Agung mengenai pentingnya kemasan produk yang menarik dan ramah lingkungan, serta pembuatan spanduk untuk <em>rebranding</em> usaha. Metode yang digunakan meliputi survei, pembelajaran, pelatihan (workshop), wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya, peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam mengemas produk dan penerapan kemasan ramah lingkungan, serta peningkatan identitas visual melalui spanduk baru. Kegiatan ini berhasil meningkatkan daya saing UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.</p>2026-06-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al-Ma‘un: Journal of Community Service in Economics and Islamic Businesshttps://newjurnal.idaqu.ac.id/index.php/al-maun/article/view/1338Inovasi Pemasaran Digital untuk Kemandirian Ekonomi UMKM Desa Pagedangan Udik2026-06-18T09:37:12+07:00Muhamad Nurmanmhdnurman03@gmail.comMuhamad Ardyardybayuw29@gmail.comSiti Nurmalasitinurmalacaca@gmail.comAbdullah Maududieabdie120704@gmail.comRina Susantirinasusanti@idaqu.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengatasi keterbatasan pemahaman dan keterampilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pagedangan Udik dalam memanfaatkan pemasaran digital, khususnya media sosial, sebagai sarana pendukung kemandirian ekonomi. Sebagian besar pelaku UMKM masih mengandalkan metode pemasaran konvensional dan menggunakan media sosial hanya untuk keperluan pribadi, sehingga potensi pemasaran digital belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan literasi digital dan kemampuan pemasaran pelaku UMKM melalui kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan serta pengelolaan media sosial untuk usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan bentuk kegiatan berupa sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung. Peserta diberikan pemahaman mengenai dasar pemasaran digital, pembentukan identitas visual, pembuatan konten sederhana, serta strategi komunikasi yang efektif di media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran, meningkatnya kepercayaan diri dalam mempromosikan produk, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pemasaran digital untuk pengembangan usaha. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kemandirian ekonomi UMKM dan mendukung pembangunan ekonomi desa secara berkelanjutan.</p>2026-06-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al-Ma‘un: Journal of Community Service in Economics and Islamic Businesshttps://newjurnal.idaqu.ac.id/index.php/al-maun/article/view/1048Promosi UMKM Berbasis Banner di Desa Pagedangan Ilir dalam Perspektif Bisnis Islam dan Hukum Islam2026-01-10T23:13:32+07:00Sutrisnojourneytrisna@gmail.comRestu Fatahillahrafarestu01@gmail.comMuhammad Miftah Izzimuhammadmiftahulizzi01@gmail.comAgnie Aliya Noerkholisagnialiya7@gmail.comSulfaridfarid.idaqu@gmail.com<p>Usaha kecil, menengah, dan mikro (UMKM) memainkan peran penting dalam mendorong perekonomian daerah, terutama di daerah pedesaan. Namun, strategi promosi dan pemasaran yang terbatas masih menjadi kendala utama yang memengaruhi daya saing UMKM. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan promosi berbasis banner untuk UMKM dari perspektif bisnis Islam dan hukum Islam melalui kegiatan Praktik Lapangan (KKN) di Desa Pagedangan Ilir. Metode yang digunakan meliputi observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan langsung pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan banner sebagai alat promosi sederhana dapat meningkatkan visibilitas usaha, memperjelas identitas UMKM, dan menarik perhatian masyarakat setempat. Dari perspektif bisnis Islam, promosi melalui banner mencerminkan nilai-nilai Islam seperti kejujuran (shidq), transparansi, dan kepercayaan dalam penyampaian informasi. Dari perspektif hukum Islam, praktik promosi ini tidak mengandung unsur ketidakpastian (gharar), penyembunyian (tadlis), riba (bunga), atau perjudian (maysir), sehingga menjadi bentuk transaksi bisnis Islam yang diperbolehkan. Oleh karena itu, promosi berbasis banner untuk UMKM tidak hanya efektif secara ekonomi tetapi juga selaras dengan prinsip-prinsip bisnis Islam dan hukum Islam, serta berpotensi mendukung keberlanjutan dan kemakmuran UMKM di Desa Pagedangan Ilir.</p>2026-06-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al-Ma‘un: Journal of Community Service in Economics and Islamic Businesshttps://newjurnal.idaqu.ac.id/index.php/al-maun/article/view/442Pendampingan Rebranding untuk UMKM Desa Kedung Dalem dalam Meningkatkan Daya Saing di Industri Kreatif2024-12-28T22:50:31+07:00Rizki Dwirizkidwi07@gmail.comHaliza Nur Amalia Putrihalizanuramaliaputri0610@gmail.comShohwatul Islam Mubarokahshohwatulislamm@gmail.comMahesa Putra Sutisnarajaputraprabu@gmail.comFawwaz Raihanrizkidwi07@gmail.com<p>UMKM merupakan sektor penting dalam perekonomian suatu negara karena memiliki peran strategis <br />dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah <br />satu tantangan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman pelaku UMKM tentang dan branding produk. Hal <br />ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM di Desa Kedung Dalem belum mampu memaksimalkan kemasan yang <br />menarik untuk memperluas pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendampingi Usaha Mikro, Kecil, dan <br />Menengah (UMKM) di Desa Kedung Dalem dalam proses rebranding guna meningkatkan daya saing di <br />industri kreatif. Metodologi yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan pendekatan studi <br />kasus terhadap beberapa UMKM yang menjadi subjek penelitian. Proses pendampingan mencakup analisis <br />kebutuhan, perancangan identitas merek yang baru, serta pelatihan pengelolaan media digital. Data <br />dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi aktivitas UMKM selama program <br />berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebranding yang efektif mampu meningkatkan visibilitas, <br />memperluas jangkauan pasar, dan memperbaiki citra merek UMKM yang mampu menarik lebih banyak <br />pelanggan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi <br />pendampingan UMKM dalam menghadapi tantangan di era digital, khususnya dalam industri kreatif.</p>2026-06-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al-Ma‘un: Journal of Community Service in Economics and Islamic Business